8 Ciri-ciri Mobil Matic Bermasalah yang Kamu Ketahui - Arlina Design
Di era modern seperti sekarang ini mobil matic memang sedang naik daun hingga menggeser eksistensi mobil manual. Hal ini dikarenakan penggunaan mobil matic lebih mudah ketimbang mobil manual.

 8 Ciri-ciri Mobil Matic Bermasalah yang Kamu Ketahui

Mengapa demikian? Jawabannya tentu karena adanya sistem trasmisi otomatis yang digunakan pada mobil matic. Dengan menggunakan sistem transmisi otomatis maka mobil matic tidak memerlukan lagi pedal kopling. Sehingga penggunaanya dikatakan lebih mudah.

Namun, dengan kemudahan tersebut mobil matic tidak lepas dari beragam masalah. Khususnya masalah pada sistem transmisi. Untuk mengetahui setiap permasalahan yang ada pada mobil matic maka anda perlu mengetahui ciri-cirinya.

Layaknya seorang dokter yang perlu mengetahui gejala pasiennya terlebih dahulu sebelum mengdiaknosis apa penyakit dan obatnya. Maka hal ini juga berlaku bagi seorang mekanik dan pemilik mobil matic untuk perlu mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri mobil matic bermasalah sebelum melakukan tindakan.

Nah, apa saja sih ciri-ciri mobil matic bermasalah? Anda bisa menyimak penjelasannya di bawah ini.

Ciri-ciri Mobil Matic Bermasalah


Agar setiap masalah yang ada pada mobil matic tidak merembet ke yang lain atau semakin membesar maka anda harus mengetahui ciri-cirinya terlebih dahulu. Hal ini bisa dijadikan sebagai langkah pencegahan sebelum mobil matic mengalami kerusakan yang berat. Berikut adalah ciri-ciri mobil matic bermasalah :

1. Indikator Check Engine Menyala


Hampir semua mobil baik mobil matic maupun mobil manual pasti dilengkapi dengan lampu indikator mesin. Hal ini sudah menjadi standar kendaraan bermotor. Lampu indikator ini akan menyala saat kunci kontak berada pada posisi “ON” dan akan redup saat mesin sudah dihidupkan.

Jika lampu indikator mesin tetap menyala itu artinya ada masalah yang dialami pada mobil. Untuk mencari tahunya anda bisa melakukan tune up di bengkel atau jika anda sudah menduga adanya masalah pada mobil tersebut maka anda bisa mengeceknya secara langsung.

2. Mobil Terasa Bergetar Saat Dikendarai


Jika mobil terasa bergetar saat dikendarai pada jalan yang rata itu artinya ada masalah pada mesin dan sistem transmisinya. Umumnya, diakibatkan karena kampas kopling yang tidak rata. Sehingga, menimbulkan gesekan dan terasa bergetar. Jika demikian hal ini menandakan kampas kopling perlu diganti.

3. Hentakan Saat Pindah Gigi


Umumnya, transmisi pada mobil matic memang terasa lebih kasar daripada mobil manual. Namun, jika terjadi hentakan seperti ada tambrakan pada komponen maka hal itu sudah tidak wajar lagi. Ada indikasi oli transmisi tidak melumasi dengan baik. Bisa jadi karena tersumbat atau karena aus.

4. Suara Transmisi Brisik di Posisi Netral


Saat mobil berada dalam kondisi netral tapi terdengar suara ngelitik atau berisik itu artinya ada masalah pada komponen transmisi. Suara-suara tersebut disebabkan karena bearing yang sudah aus. Jika demikian maka transmisi perlu diperbaiki atau melakukan pergantian bearing.

Karena jika dibiarkan perpindahan gigi pada transmisi akan terasa kasar dan brisik. Ditambah akan memicu kerusakan-kerusakan pada komponen lain.

Lihat juga : Tips seputar otomotif

5. Adanya Kebocoran Transmisi


Ciri yang satu ini paling mudah untuk diidentifikasi karena nampak atau bisa dilihat. Jika hal ini terjadi makan jangan dibiarkan. Cairan atau oli transmisi memiliki peran penting untuk melumasi setiap gear saat melakukan perpindahan. Adanya kebocoran maka akan membuat ruang transmisi menjadi kering atau aus.

Otomatis jika terus dibiarkan maka akan terjadi kerusakan pada transmisi. Hal ini dikarenakan kondisi aus yang bisa mengakibatkan pengikisan gear saat melakukan perpindahan gigi. Selain itu, untuk merawat transmisi pada mobil matic jika oli sudah berwarna hitam atau coklat gelap maka tandanya oli perlu diganti.

6. Adanya Bau Terbakar


Selain melumasi setiap komponen transmisi fungsi oli juga sebagai peredam panas. Jadi jika mencium bau terbakar itu menandakan transmisi mengalami overheating. Hal ini bisa dikarenakan aus atau karena oli yang sudah tidak layak pakai. Untuk masalah ini anda perlu menambahkan atau mengganti oli.

7. Perpindahan Gigi Slip atau Ngelos


Slip atau ngelos merupakan kondisi dimana saat melakukan akselerasi atau perpindahan gigi namun tidak mencapainya. Untuk mencobanya anda bisa memposisikan tuas gigi pada posisi netral kemudian melakukan perpindahan ke gigi satu. Jika slip atau ngelos maka yang terjadi mobil hanya meraung dan tidak bergerak.

Hal ini juga berlaku saat melakukan perpindahan gigi dari gigi satu ke gigi dua ataupun sebaliknya. Bedanya mobil tetap jalan namun tenaga atau kecepatannya tidak berubah sama sekali.
Pada jalan yang menanjak ciri ini akan terlihat jelas karena bisa jadi mobil ngeden atau tidak kuat menanjak. Meskipun tuas transmisi sudah berada pada posisi gigi satu dan pedal gas sudah diinjak dalam-dalam.

8. Konsumsi Bahan Bakar Menjadi Boros


Konsumsi bahan bakar yang menjadi lebih boros juga bisa menandakan adanya masalah pada mobil matic. Khususnya pada mesin. Ada indikasi putaran torsi mesin tidak disalurkan dengan baik ke roda. Akibatnya pengendara akan terus memacu mobil pada kecepatan tinggi. Dengan demikian konsumsi bahan bakar akan lebih boros.

Sederhananya, laju kendaraan yang dihasilkan tidak sebanding dengan konsumsi bahan bakar yang dikeluarkan.

8 Ciri-ciri Mobil Matic Bermasalah yang Kamu Ketahui

waktuqq
Di era modern seperti sekarang ini mobil matic memang sedang naik daun hingga menggeser eksistensi mobil manual. Hal ini dikarenakan penggunaan mobil matic lebih mudah ketimbang mobil manual.

 8 Ciri-ciri Mobil Matic Bermasalah yang Kamu Ketahui

Mengapa demikian? Jawabannya tentu karena adanya sistem trasmisi otomatis yang digunakan pada mobil matic. Dengan menggunakan sistem transmisi otomatis maka mobil matic tidak memerlukan lagi pedal kopling. Sehingga penggunaanya dikatakan lebih mudah.

Namun, dengan kemudahan tersebut mobil matic tidak lepas dari beragam masalah. Khususnya masalah pada sistem transmisi. Untuk mengetahui setiap permasalahan yang ada pada mobil matic maka anda perlu mengetahui ciri-cirinya.

Layaknya seorang dokter yang perlu mengetahui gejala pasiennya terlebih dahulu sebelum mengdiaknosis apa penyakit dan obatnya. Maka hal ini juga berlaku bagi seorang mekanik dan pemilik mobil matic untuk perlu mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri mobil matic bermasalah sebelum melakukan tindakan.

Nah, apa saja sih ciri-ciri mobil matic bermasalah? Anda bisa menyimak penjelasannya di bawah ini.

Ciri-ciri Mobil Matic Bermasalah


Agar setiap masalah yang ada pada mobil matic tidak merembet ke yang lain atau semakin membesar maka anda harus mengetahui ciri-cirinya terlebih dahulu. Hal ini bisa dijadikan sebagai langkah pencegahan sebelum mobil matic mengalami kerusakan yang berat. Berikut adalah ciri-ciri mobil matic bermasalah :

1. Indikator Check Engine Menyala


Hampir semua mobil baik mobil matic maupun mobil manual pasti dilengkapi dengan lampu indikator mesin. Hal ini sudah menjadi standar kendaraan bermotor. Lampu indikator ini akan menyala saat kunci kontak berada pada posisi “ON” dan akan redup saat mesin sudah dihidupkan.

Jika lampu indikator mesin tetap menyala itu artinya ada masalah yang dialami pada mobil. Untuk mencari tahunya anda bisa melakukan tune up di bengkel atau jika anda sudah menduga adanya masalah pada mobil tersebut maka anda bisa mengeceknya secara langsung.

2. Mobil Terasa Bergetar Saat Dikendarai


Jika mobil terasa bergetar saat dikendarai pada jalan yang rata itu artinya ada masalah pada mesin dan sistem transmisinya. Umumnya, diakibatkan karena kampas kopling yang tidak rata. Sehingga, menimbulkan gesekan dan terasa bergetar. Jika demikian hal ini menandakan kampas kopling perlu diganti.

3. Hentakan Saat Pindah Gigi


Umumnya, transmisi pada mobil matic memang terasa lebih kasar daripada mobil manual. Namun, jika terjadi hentakan seperti ada tambrakan pada komponen maka hal itu sudah tidak wajar lagi. Ada indikasi oli transmisi tidak melumasi dengan baik. Bisa jadi karena tersumbat atau karena aus.

4. Suara Transmisi Brisik di Posisi Netral


Saat mobil berada dalam kondisi netral tapi terdengar suara ngelitik atau berisik itu artinya ada masalah pada komponen transmisi. Suara-suara tersebut disebabkan karena bearing yang sudah aus. Jika demikian maka transmisi perlu diperbaiki atau melakukan pergantian bearing.

Karena jika dibiarkan perpindahan gigi pada transmisi akan terasa kasar dan brisik. Ditambah akan memicu kerusakan-kerusakan pada komponen lain.

Lihat juga : Tips seputar otomotif

5. Adanya Kebocoran Transmisi


Ciri yang satu ini paling mudah untuk diidentifikasi karena nampak atau bisa dilihat. Jika hal ini terjadi makan jangan dibiarkan. Cairan atau oli transmisi memiliki peran penting untuk melumasi setiap gear saat melakukan perpindahan. Adanya kebocoran maka akan membuat ruang transmisi menjadi kering atau aus.

Otomatis jika terus dibiarkan maka akan terjadi kerusakan pada transmisi. Hal ini dikarenakan kondisi aus yang bisa mengakibatkan pengikisan gear saat melakukan perpindahan gigi. Selain itu, untuk merawat transmisi pada mobil matic jika oli sudah berwarna hitam atau coklat gelap maka tandanya oli perlu diganti.

6. Adanya Bau Terbakar


Selain melumasi setiap komponen transmisi fungsi oli juga sebagai peredam panas. Jadi jika mencium bau terbakar itu menandakan transmisi mengalami overheating. Hal ini bisa dikarenakan aus atau karena oli yang sudah tidak layak pakai. Untuk masalah ini anda perlu menambahkan atau mengganti oli.

7. Perpindahan Gigi Slip atau Ngelos


Slip atau ngelos merupakan kondisi dimana saat melakukan akselerasi atau perpindahan gigi namun tidak mencapainya. Untuk mencobanya anda bisa memposisikan tuas gigi pada posisi netral kemudian melakukan perpindahan ke gigi satu. Jika slip atau ngelos maka yang terjadi mobil hanya meraung dan tidak bergerak.

Hal ini juga berlaku saat melakukan perpindahan gigi dari gigi satu ke gigi dua ataupun sebaliknya. Bedanya mobil tetap jalan namun tenaga atau kecepatannya tidak berubah sama sekali.
Pada jalan yang menanjak ciri ini akan terlihat jelas karena bisa jadi mobil ngeden atau tidak kuat menanjak. Meskipun tuas transmisi sudah berada pada posisi gigi satu dan pedal gas sudah diinjak dalam-dalam.

8. Konsumsi Bahan Bakar Menjadi Boros


Konsumsi bahan bakar yang menjadi lebih boros juga bisa menandakan adanya masalah pada mobil matic. Khususnya pada mesin. Ada indikasi putaran torsi mesin tidak disalurkan dengan baik ke roda. Akibatnya pengendara akan terus memacu mobil pada kecepatan tinggi. Dengan demikian konsumsi bahan bakar akan lebih boros.

Sederhananya, laju kendaraan yang dihasilkan tidak sebanding dengan konsumsi bahan bakar yang dikeluarkan.

Related Post

Disqus Codes
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>
  • To write a underline letter please use <u></u>
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Subscribe Our Newsletter

Notifications

Disqus Logo