Sunday, April 26, 2015

16 Alasan Blog Dihapus Google

16 Alasan Blog Dihapus Google - Google ingin memberikan akses terbaik bagi penggunanya pada informasi yang pasti, konten yang unik, serta sarana yang mudah digunakan. Google selalu menambah kualitas hingga Website atau Blog yang paling baik memperoleh perlakuan yang layak.

Tetapi, Google mempunyai hak yang pasti untuk memblokir suatu Situs atau Blog. Itulah merupakan konsekuensi dari Google dalam menangani persoalan pada suatu website. Namun barangkali kita menganggap hal itu adalah aksi arogan google, walau sebenarnya itu merupakan langkah paling baik untuk semua pemakai website serta pengunjung website.

16 Alasan Blog Dihapus Google

Apakah yang dimaksud penalti Google?


Google sudah merubah kualitas algoritma sejak Desember 2000. Pada saat Itulah dikala google sudah memastikan launching ekstensi toolbar. Pada waktu itu, up-date toolbar bakal mulai membuat SEO seperti yang kita telah kita kenal saat ini. Serta tiap-tiap tahun, Google selalu menyempurnakan mutu mesin pencarian SEO. Google mulai menyingkirkan konten yang memiliki mutu kurang baik serta menambah beberapa hal yang baik untuk beberapa pengaksesnya. Inilah yang dimaksud dengan penalti Google.

Kenapa Google memblokir Website atau Blog kita?


Dari waktu ke waktu. Google selalu membuat revisi dengan konten Website serta Blog agar cepat terindeks. Ia tak lagi segan-segan memblokir website kita yang dikira jelek. Walau Google tak berikan panduan terang perihal hal semacam ini, terdapat beberapa argumen untuk Google untuk mengerjakannya. Jadi, upayakan kita dapat lakukan yang paling baik untuk website kita.

Berikut 16 Alasan Blog Dihapus Oleh Google


Walau kita tidak paham pasti apa alasan Google memblokir Website atau Blog, kita mesti tahu sebagian aspek kenapa Google jalankan itu, yang salah satunya adalah :

1. Backlink


Kita bisa lakukan BackLink untuk fasilitas mempromosikan Website atau Blog kita. Namun bila kita lakukan back link atau bertukar link dengan adanya banyak link keluar terlalu berlebih, Google dapat menganggapnya untuk usaha manipulasi.

2. Komentar Spam


Umumnya sistem komentar di beberapa Situs serta Blog mempunyai system deteksi spam otomatis yang dikenal dengan moderasi komentar. Tetapi, banyak blogger yang menonaktifkan system moderasi komentar, alasannya yaitu lantaran tidak akan waktu untuk memoderasi terlampau banyak komentar. Ini bakal jadi hal yang beresiko untuk Situs atau Blog kita, Google bakal menganggapnya untuk satu yang mencurigakan serta memiliki resiko misal dengan komentar yang menautkan link. Aktifkan system deteksi spam otomatis untuk keamanan Website atau Blog.

3. Laporan Spam


Google sudah berikan sarana berbentuk formulir on-line untuk pelaporan website spam. Google bakal memeriksa serta menganalisisnya, bila memanglah dapat dibuktikan spam, maka kemungkinan penalti Google bakal layak untuk website tersebut.

4. Duplikat Konten


Duplikat konten yaitu suatu konten duplikat di website kita yang membuatnya kurang bermanfaat dalam pandangan Google. Ini bisa turunkan pagerank serta menyebabkan aksi pemblokiran oleh Google. Kita dapat lihat serta meniadakan sebagian duplikat konten pada Situs serta Blog lewat Google Webmaster Tools.

5. Terlalu Berlebih Memakai tag h1


Penerapan tag h1 dengan benar memanglah bisa menolong SEO dalam suatu Situs atau Blog. Tag h1 juga menolong Google untuk mengerti apa halaman serta isi Situs atau Blog. Tetapi, pemakaian tag h1 yang terlalu berlebih dapat dikira untuk usaha untuk menambah daftar Google dengan keyword.

6. Kata kunci (keyword) Suffed Content


Maksud Kata kunci (keyword) Suffed Content di sini yaitu terlalu berlebih memasukkan keyword pada website serta meta tag untuk usaha menambah pagerank. Ini umumnya dikerjakan lewat cara memberikan huruf tebal, miring, bergaris bawah, serta yang lain pada keyword dengan terlalu berlebih. Banyak yang memikirkan bahwasanya terlampau banyak memasukkan keyword bisa memperindah serta menghiasi tulisan. Yang benar yaitu bahwasanya ketentuan ini tak dapat dibuktikan, terlalu berlebih dalam keyword mengisyaratkan konten yang ditulis tidaklah rapi. Ini bisa menyebabkan Google melakukan pemblokiran website.

7. Pencurian konten


Google bakal dengan gampang mendeteksi suatu konten copy paste (copas) dari halaman orang lain. Bila terlampau banyak konten copy paste pada halaman situs (blog) kita, Google tak lagi segan untuk berikan hukumnnya. Jadi, buat konten dengan pemikiran sendiri, bisa kita mencontoh konten orang lain namun jangan sampai konten yang kita terbitkan sama persis serta hasil copy paste konten pada blog orang lain. Orang lain juga dapat melaporkan pada Google perihal aksi pencurian yang kita lakukan.

8. Website yang berbahaya serta mencurigakan


Website yang berbahaya dapat berbentuk website sebagai sarang virus, malware, spyware, dsb. Ini bisa merugikan beberapa pengunjung hingga Google bakal menganggapnya sebagai situs ancaman.


9. Link ke Website yang Berbahaya Serta Mencurigakan


Janganlah memasukkan link yang mengacu pada situs-situs yang berbahaya serta mencurigakan. Google juga akan berasumsi website kita untuk ancaman.

10. Link ke Website Asusila


Bila kita memasukkan link yang mengacu pada website asusila, maka website kita sama juga dengan website asusila itu. Google juga akan memperlakukan sama pada keduanya.

11. Hilangnya Data Dari Sitemap


Google memakai sitemap XML untuk mengurai susunan website Anda serta belajar bagaimana itu dikumpulkan. Pastikan sitemap XML kita selalu up-to-date, serta selanjutnya mengirimkannya dalam akun Alat Webmaster kita.

12. Terlalu banyak iklan


Bila kita bertandang disuatu website dengan iklan yang penuhi halaman, apa yang kita rasakan?. Pasti kecewa serta benar-benar menjengkelkan, Google juga demikian. Kita bisa menempatkan sebagian iklan untuk fasilitas memperoleh penghasilan, namun jangan terlalu berlebih hingga memenuhi halaman.

13. Link Tersembunyi


Semua link Situs atau Blog kita mesti terlihat bermanfaat untuk beberapa pengunjung. Apapun yang tersembunyi yang dikira mencurigakan. Janganlah bikin link warna yang sama juga dengan latar belakang halaman atau tombol, karena ini adalah link tersembunyi.

14. Link yang Rusak


Bila kita yaitu seseorang blogger yang baik, janganlah berikan link yang rusak pada beberapa pengunjung. Google bakal berasumsi kita mempermainkan beberapa pengunjung ke beragam halaman error 404. Periksa link dengan cara berkala serta kerjakan perbaikan link yang rusak, mesin Google saja tak sukai terlebih manusia.

15. Terlalu Banyak Link Web Lain yang Kita Masukkan


Bila kita bakal memasukkan link website lain ke dalam Website atau Blog kita, sebaiknya janganlah terlalu berlebih, Google bakal menganggapnya untuk back link.

16. Mempromosikan Link Website atau Blog ke Dalam Jaringan Sosial


Untuk Google, mempromosikan link melalui sebagian jaringan sosial adalah potensi dari manipulasi SERP. Buktinya yaitu banyak jaringan sosial (seperti twitter, Facebook, serta yang lain) yang men-suspended akun pemakainya lantaran terlalu banyak memasukkan link lain ke dalamnya.


Nah demikian 16 Alasan Blog Dihapus Google menurut Arlina Design, jika ada kekurangan silakan bisa Anda sampaikan lewat kolom komentar.

Terima kasih.